Selasa, 28 Juli 2009

ROAD TO SUCCESS



















Thinking out of the box

Bagaimana cara berpikir "diluar kotak" atau "thinking out of the box". Mengapa cara berpikir ini bisa menjadi jalan meraih sukses?

Logikanya sedehana saja. Jika kita bertanya seberapa besar ruang yang ada di dalam sebuah box? jawabannya relatif. Namun jika kita bertanya seberapa besar ruang yang ada di luar box tersebut? jawabannya adalah no limit.

Untuk mengetahui cara pikir diluar kotak, selayaknya kita tahu dulu apa yang dimaksud berpikir di dalam kotak. Cara berpikir ini artinya kita menerima status quo, kita berpikir secar umum, normal dan rutin.

Orang yang hanya membatasi dirinya dalam pikiran "inside the box" akan kesulitan dalam membedakan "suatu kualitas ide". ide adalah ide, solusi adalah solusi. Mereka sangat jarang menginvestasikan waktunya untuk memikirkan "a great solution". Mereka juga percaya bahwa setiap masalah hanya memerlukan satu solusi, sedangkan menemukan lebih dari satu kemungkinan alternatif solusi hanyalah buang-buang waktu.

Sedangkan "berpikir di luar kotak" yaitu suatu cara berpikir di luar kebiasaan umumnya, atau berbeda dalam memecahkan suatu permasalahan dengan menggunakan perspektif baru. Cara berpikir ini menyenangi ide-ide baru dan terkadang ide gila yang keluar jalur.

Dalam sebuah iklim persaingan bisnis, nuansa kompetitif pasti selalu hadir. Karena itu menurut Tung Desem Waringin, motivator marketing terkenal, ada baiknya untuk selalu belajar Thinking Out of The Box. Karena dibanding mereka yang bertarung di red ocean (market yang banyak sekali pemain). Anda bisa tetap bermain dan tetap mendapatkan profit dengan bermain di luar kotak.

Ia memberikan contoh pada zaman wild-wild-west. Kala itu terjadi trend menggali emas dan tiba-tiba semua orang pergi ke barat untuk menggali emas. Tetapi tahukah anda siapa yang paling kaya? Apakah yang menggali emas? Bukan.

Ternyata yang paling kaya adalah yang menjual sekop dan jeans. Mengapa? Karena disaat semua ikut-ikutan menggali emas, mereka tiba-tiba mempunyai kebutuhan yang sama yaitu celana jeans dan sekop.

Jadi pada saat itu orang-orang yang dapat melihat peluang bisnis tersebut, akan menjual jeans atau sekop karena mereka tidak ikut-ikutan mencari emas tapi fokus apa yang akan di cari saat trend emas itu terjadi. Ingat akan peluang yang bisa dijadikan bisnis saat semua orang lari menuju sebuah trend.

Ada beberapa sikap yang harus dimiliki agar anda mampu terus melatih cara "berpikir di luar kotak". Antara lain:

1. Cari ide-ide dan ekspektasi baru dari hari ke hari.

Bagi orang sukses, hari demi hari adalah akumulasi dari gagasan demi gagasan untuk membuat hidupnya termasuk orang-orang disekitarnya menjadi lebih baik. Ide dan gagasan bisa didapat dari observasi langsung di lapangan, brainstorming dengan komunitas anda, bisa juga dengan membaca buku tentang kisah sukses tokoh terkenal karena disana banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Dalam membicarakan gagasan pastilah akan muncul pertentangan maupun kritikan. Respon apapun dari sebuah ide jadikanlah itu sebagai lahan evaluasi untuk perbaikan.

2. Fokus dalam menemukan ide-ide baru.

Saat memulai sebuah bisnis, tentu anda sering mengalami kebingungan dalam menentukan pilihan. Apalagi dengan begitu banyaknya informasi yang dapat kita temukan. Mengambil banyak pilihan pada waktu bersamaan hanya membuat anda bekerja setengah-setengah.

Dengan komitmen, konsentrasi tinggi, dan tetap fokus dalam melaksanakan dan berusaha terhadap apa yang kita kelola, niscaya ide-ide cemerlang pasti akan muncul. Ini bisa dilatih dengan cara sederhana, mulailah menulis apa tujuan anda, biasakan mencatat kemajuan yang telah diraih, lalu tentukan langkah selanjutnya dan pasang target waktu.

3. Terbuka pada sesuatu yang berbeda.

Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap hal-hal yang berbeda dengan cara pandang anda merupakan unsur yang dimiliki banyak orang sukses. Sebuah kesempatan hanya mungkin ditangkap oleh orang yang memiliki pikiran yang lebih terbuka dalam melihat masalah sebagai peluang dan tentu saja tahu bahwa apapun yang ada disekelilingnya bisa dijadikan sebagai sarana untuk mewujudkan cita-cita.

Memperbanyak relasi, termasuk pula orang-orang yang sering mengkritik anda. Jadikan mereka sebagai mitra dalam bertukar pikiran. Pengkritik yang tulus pada dasarnya bertujuan membantu anda meraih jenjang sukses yang lebih tinggi.

4. Berpikir positif setiap saat.

Dengan berpikir positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran-getaran positif. Caranya dengan pandai-pandailah mensyukuri hasil yang telah anda raih.

5. Jadilah pendengar yang baik.

Menajdi pendengar yang baik berarti anda benar-benar terlibat dalam pembicaraan, bersikap benar, dan penuh empati terhadap lawan bicara. Dengan menjadi pendengar yang baik, anda akan memiliki segudang pengalaman dari banyak lawan bicara. Disitu terangkum seribu satu permasalahan beserta solusi yang terkadang memang tak anda dapatkan dalam teori, buku maupun literatur umumnya.


Sumber: Harian Tribun Kaltim hari ini..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar